Rajab, Bulan Allah

Bulan Rajab, yang disebut "bulan Allah".Rajab terdiri dari tiga huruf: ra, jim dan ba. 
Setiap huruf memiliki
arti sendiri-sendiri.  Ra berarti rahmatun atau rahmat Allah; jim berarti
juudun, kedermawanan Allah dan ba, berarti birrun, kebaikan Allah.
 Bulan Rajab termasuk bulan mulia yang layak dimulaikan dengan memperbanyak
ibadah.   Rasullullah bersabda: "Sesungguhnya bulan Rajab itu bulan milik Allah
yang agung.  Tak satu bulanpun yang mendekati kemuliaan dan keutamaannya.
Pembunuhan dan peperangan dengan orang kafir pada saat itu diharamkan.  Ingat,
sesungguhnya bulan Rajab itu adalah bulan Allah.  Sya'ban adalah bulanku.
Sementara Ramadhan adalah bulan milik umatku.  Ingatlah, barang siapa berpuasa
sehari saja pada bulan Rajab, maka dia layak mendapatkan ridha Allah dan
dijauhkan dari kemurkaan Allah.  Baginya tertutup pintu-pintu neraka".
 Imam Ja'far Ash Shadiq menyatakan: barang siapa berpuasa sehari saja di bulan
Rajab ia akan diringankan dari kepedihan sakratul maut dan azab kubur.  Barang
siapa berpuasa dua hari di bulan Rajab maka ia diperbolehkan tidak melalui
Shirathal Mustaqim.  Barang siapa berpuasa tiga hari di bulan Rajab maka in
akan terhindari dari kesusahan hari akhir dan dijauhkan dari api neraka.
 Rasullullah bersabda, barang siapa yang tidak bisa melakukan puasa pada bulan
Rajab maka dia bisa menggantinya dengan membaca tasbih sebanyak 100 kali.
Misalnya dengan membaca: Subhanal ilahil Jalil.Subhana ma la yanbaghit tasbih
illa lahu,subhanal a'azzul akram. Subhana man labisal i'zza wahuwa lahu ahlun.
Tidak hanya bertasbih, Rasullullah juga menganjurkan untuk memperbanyak
Istighfar, memperbanyak Tahlil dan membaca surat Al Ikhlas pada hari Jum'at di
bulan Rajab.
  diantara keutamaan lainnya adalah dibukakan semua pintu surga bagi 
orang yang berpuasa di bulan rajab,sehingga dia bisa memilih mau masuk surga lewat pintu manapun. 

wassalam
jakarta 15 juni 2010 M/3 rajab 1431 H